Unrecomended


galauTertinggal dari teman-teman seangkatan yang telah resmi menyandang S.Kom, masih berkutat dengan kertas, laptop dan sidang. Saat itu tanggal 4 januari 2013, hampir 2 minggu yang lalu akhirnya proposal milikku sudah bisa dipaparkan didepan penguji, setelah mencoba mempresentasikan, betapa terkejutnya penguji dengan mudahnya kalau proposalku “unrecomended”. Bayangkan saja teman-temin, belum banyak bertanya lebih dalam mengenai yang ada didalam nya beliau sudah men-judge unrecomended itu seperti Guntur diterik mentari.

Akhirnya kujelaskan perlahan mengenai isi dari sistem yang kurancang meski tetap saja tak merubah pendirian nya. Memang, kajur tuh yang nguji tapi mendengar pertanyaan-pertanyaan nya yang ” WOW” , sempat membuatku tak berkutik. Alhasil, proposalku harus diperbaiki dan ditambahkan atas bimbingan beliau dan diberi waktu 1 Minggu.
Mendengarnya, satu Minggu apa aku mampu…?

Rasa pesimis yang sudah menyelimuti kala itu tapi kusadar pesimis tak pernah menyelesaikan masalah, maka kuputuskan untuk menghadapi nya bisa atau tidak dibatas waktu yang diberikan. Tapiiii… Dibatas waktu yang diberikan malah susah ditemui, dengan alasan sakit dan 2 hari berselang kucoba untuk janjian lagi tapi hanya dijawab : “Jgn hari ini”, kalimat yang menjelaskan 1 makna tanpa memberi solusi kedepan nya, bahkan hingga kutanya lagi kapan bisanya tak juga dibalas.

galau akutDua hari berselang, handphoneku berdering.. suara khas kalo sms masuk dan saat kubuka ternyata pemmbimbingku yang bertanya tentang kemajuan proposal yang telah seminggu berlalu. Maka kubalas dengan memberitahunya mengenai penguji yang sulit ditemui, seperti layaknya orang tua yang memberi semangat untuk terus  melanjutkan dan menganggap sidang ‘unrecommended’ itu adalah test mental untukku. Dan memang dari sms nya itulah seperti memberi semangat untuk terus maju meski mata masih sembab karena baru saja pulang pagi itu setelah kerja malam. Setelah istirahat sebentar kira-kira 2 jam, mata yang biasanya masih ingin terpejam tapi seperti tidak lagi ngantuk, alhasil langsung kekebut si blacky untuk menuju kampus untuk menemui penguji itu meski tanpa janjian karena janjian pasti dia memberi 1001 alasan.

Sesampainya dikampus, langsung kutuju ruangan tempat beliau bernaung ternyata ada. Maka kuketok rungan nya dan masuk kedalam, belum sempat badan ini duduk dikursi langsung ditanya : ada apa ? (dengan nada ketus seperti macan diganggu areanya) hahaha.. Secara kita yang butuh, mau tak mau kusimpan cakarku yang dari tadi mau keluar *upss. Karena memang hasil yang kudapat dari seminggu itu baru draft-dratf yang beliau inginkan dan belum kususun agar mudah dibaca, alhasil tak diterima untuk disusun terlebih dahulu.

Masalahnya itu 1 minggu, dengan jam kerja padat dan urusan sedang banyak-banyak nya itu benar-benar tidak cukup maka kuputuskan kubawa apapun yang kudapat. Yang penting aku akan terus berusaha, nikmati prosesnya dan anggap hasil yang didapat itu sebagai bonusnya.

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

14 thoughts on “Unrecomended”

  1. semangat2…itulah nikmatnya membuat skripsi sendiri. udah ngga ngitung lagi, keringat,biaya, airmata (klo cewek ya). tapi di ujung sana sudah menanti kebahagiaan tak tergambarkan kata ketika akhirnya lulus ujian. karena itu adalah benar-benar “isi pikiranmu” dalam sebuah buku bernama skripsi

      1. wah lebih serem dibantai teman2 waktu ujian seminar skripsi dibanding pas ujian akhir. temen2 tuh niatnya ngebantai ga ngasih solusi, beda sama dosen yang mengoreksi. hehehe

  2. sepertinya kita sedang dalam jalur perjuangan yang sama, minggu ini saya harus menyelesaikan draft meskipun saya tau wisuda februari tidak mungkin kukejar….
    karena jika tidak, ketertinggalan dengan teman2 sebaya akan semakin bertambah jaraknya
    semangat😉

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s