Surprise untuk achie


Kue udah dipesen, kado udah disiapin yang belum tinggal memberi kejutan yang tidak akan terlupakan semur hidup *Haseeek. Biarin dia yang lagi sibuk kerja, saya berangkat menuju rumahnya dan sebelumnya mengambil kue ulang tahun ke toko pesanan tak jauh dari rumahnya karena memang lokasi rumahnya masih tak jauh dari toko kue. Meski begitu, saya tetep harus hati-hati dalam membawa kue ulang tahun itu, maklum saja saya bawa dengan si blacky motor saya.

Setelah sampai dirumahnya, kakaknya tercetus ide untuk ngerjain dengan nyebor nya pake telor+terigu. Saya setuju aja, toh saya tetep dengan ide awal sebagai ending dengan membawa kue ulang tahun. Setelah ide dan perlengkapan disiapkan saya tanya dia lagi dimana melalui sms, dan katanya sudah bersiap pulang kerja. Dan perasaan mulai dag dig dug menunggu untuk memberikan surprise untuk dia, kue ulang tahun yang masih di kotak mulai kubuka, lilin yang menandakan usianya kinipun kupasang diatas kue ulang tahun sambil bersembunyi menunggu dia datang.

Target yang ditunggu akhirnya datang, mbak dan adiknya pun memberikan kejutan kecil versi mereka yang sudah dipersiapkan sebelumnya yaitu telor+tepung. Dan sebelum suasana berubah saya muncul dari dalam membawa kue ulang tahun sambil bernyanyi.. happy bitrhday to you… membuatnya terkejut dengan kehadiranku karena yang dia tahu aku  sedang bekerja dikantor (berhasil.. berhasil.. horee..).

Dan kita tahu sendiri kalo sudah disebor dengan telor dan terigu bentuknya bagaimana, untuk lebih jelasnya lagi saya tampilkan gambar hasil kejadian surprise versi keluarganya.

Dengan kondisi rambut penuh dengan telor dan terigu yang mau tak mau harus membersihkan ruang tamu ulah keluarganya yang memberi surprise secara bergotong royong hingga menjelang maghrib. Setelah mandi dan shalat maghrib akhirnya sesi potong kue dimulai bersama para ponakan yang sejak tadi menunggu acara intinya potong kue ulang tahun.

Setelah sesi potong kue ulang tahun dan tak lupa foto-foto acara bubarkan dengan kesibukan masing-masing apalagi perut daritadi sudah kerucukan. Dan kami berdua memutuskan mengisi perut dengan bakso marem yang memang marem diperut.

Apakah Cuma sampai sini aja ceritanya, apa ada yang terlewatkan untuk diceritakan. Yap, yang nama ulang tahun akrab sekali dengan yang namanya kado dan kado belum saya cerita kan diatas tentunya karena kado yang akan saya berikan akan lebih perfect di lokasi yang perfect pula. Setelah marem dengan bakso, kami kembali kerumah untuk mengantarkan beberapa bungkus bakso untuk keluarga dirumah dan mengambil tas yang berisikan kado untuknya dan menuju suatu tempat yang perfect untuk sebuah kado yang perfect.

Setelah sampai di lokasi yang dituju, dengan penuh penasaran yang menyelimuti mulai dari saya menyebutkan akan memberinya kado hingga detik-detik pemberiannya. Ritual seperti biasa kujalankan dalam pemberian kado agar manambah penasaran dia kusuruh memejamkan mata Jeng.. jeng.. jeng.. sekarang boleh buka matanya. Kalian tahu bagaimana reaksinya, hampir tak sepatah katapun terucap dan dia hanya tersenyum sambil berlinang air mata menerimanya.

 

 

 

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

4 thoughts on “Surprise untuk achie”

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s