Mimpi yg penuh berkah


Mimpi yg penuh berkah

Sampaikan Walau Satu Ayat

Eko Prasetyo : Sujud Syukur di Akhir Ramadhan

Malam tak pernah seindah itu. Suara-suara orang mengaji bergaung dan bergema di seluruh pelosok Kota Pahlawan. Langit dan bumi merendah bak menyambut malaikat yang bertasbih memuji Ar-Rahman. Sepuluh malam terakhir di bulan suci Ramadhan menjadi saksi kebahagiaan tak terperi dalam hidup saya, Eko Prasetyo.

Saya lahir dan besar di keluarga penganut Katolik yang taat. Kami tinggal di Bekasi. Tiap Minggu, tak pernah alpa kami beribadat ke gereja. Masa kecil sampai remaja terasa begitu membekas dengan kebahagiaan keluarga kami. Nama baptis saya adalah Yohanes. Nama tersebut masih menempel di ijazah terakhir saya sebelum akhirnya hidayah itu menyapa pada 2005.

Pada Agustus 1999, saya hijrah ke Surabaya untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa, dulu IKIP Negeri Surabaya).

Singkatnya, saya kemudian tinggal bersama kakek dan nenek saya.

Hari-hari awal menjadi arek Suroboyo begitu saya nikmati. Jauh dari orangtua adalah awal saya belajar untuk…

Lihat pos aslinya 856 kata lagi

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s