Si bungsu masuk SMA


Setelah percakapan yang berlangsung berbulan-bulan saat si bungsu wulan masih di bangku SMP tentang kemana dia akan melanjutkan sekolahnya. Dengan latar belakang kakak-kakak cowoknya termasuk gw yang selalu melanjutkan ke sekolah menengah kejuruan (SMK) maka gw memberi saran dia untuk meneruskan sekolah ke SMK apapun jurusan nya.

Si bungsu sih setuju aja, apalagi sekolahnya di pusat kota yang bisa dia bawa motor untuk ke sekolahnya, maklum baru bisa bawa motor jadi masih seneng-seneng nya. Tapi dengan pertimbangan itu juga keputusan untuk sekolah SMK tidak disetujui sama ortu, dengan alasan dia cewek, sekolahnya jauh dan harus bangun subuh untuk berangkat pagi karena belum diizinkan bawa motor terlalu jauh.

Setelah timbang menimbang ortu menyarankan untuk meneruskan ke SMA negeri yang tak jauh dari rumah, dan setelah melakukan pendaftaran dan test akhirnya si bungsu lulus test masuk di SMA tersebut.

Pagi itu, emak sibuk untuk membantu mempersiapkan si bungsu untuk memulai sekolah pertamanya di SMA. Seperti biasanya diawal sekolah pasti diadakan mmasa orientasi siswa (MOS), dan pesan dari senior agar siswa baru membawa bekal yang telah mereka tentukan makanya emak sibuk mempersiapkan semuanya demi anak bungsu yang satu-satunya perempuan itu.

Di hari kedua masih seperti hari pertama emak ikutan sibuk mempersiapkan semua kebutuhan untuk  si bungsu, mulai dari sarapan, bekal sampai membantu mengkucir rambut menjadi dua meski si bungsu tetap saja rewel dengan hasil yang didapat yang menurutnya tidak lurus dengan rengekan nya.

Setelah menyelesaikan hari kedua si bungsu mendapat tugas untuk membuat surat cinta (*iya, surat cinta !!) kayak zaman dulu belum ada handphone nembak cewek mmasih pake surat, yah mungkin buat lucu-lucuan aja saat mos yang biasanya salah satu siswa cowok disuruh nembak salah satu siswa cewek. Buat surat dari sore hingga isya menjelang masih saja belum fix surat yang dibuat setelah bertanya dengan om google yang malah membuatnya bingung. Setelah mata mulai mengantuk hingga posisi badan yang tadinya tegak menjadi tiduran saat berhadapan dengan laptop, akhirnya selesai juga itu surat cinta.

Yah, pesan dari kakak pertamamu ini apapun sekolah yang dipilih 
sekarang kamu harus belajar yang bener, dan menjadi adik 
bungsu yang bisa dibanggakan orang tua, cukup itu ajalah untuk 
saat ini, semangat.

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

12 thoughts on “Si bungsu masuk SMA”

  1. Senangnyaaaa jadi anak perempuan sendiri dan paling bungsu. Pasti disayang banget nih sama kakak-kakaknyaa…

    Anak baru masuk SMA sudah disuruh bikin surat cinta??? hemmm,..Ternyata dari pihak sekolah juga secara tidak langsung sudah mendukung kegiatan pacaran ya..
    ckckckckck…

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s