Curcol anak muda


Memiliki wanita yang cantik, cerdas, baik hati, rajin menabung dan apalah bahasa lainnya tentang mengagumi anugerah allah yang sejak dahulu untuk menemani sang Adam dengan nama hawa. Lihat ke kanan ada wanita, ke kiri ada juga wanita. Entah berapa sekarang perbandingan wanita dengan pria di dunia.

Melihat wanita dengan blazer lengkap dengan seragamnya memang tampak berwibawa sebagai karyawan kantoran, ataupun SPG dengan rok mini yang menjulang membuat mata pria terbelalak karenanya…hahahasoooyy. Dengan semakin majunya zaman, tak hanya pria yang bekerja untuk mendapatkan kemapanan, wanitapun semakin banyak yang bekerja bahkan menjadi tulang punggung keluarga karena suami tak dapat memberikan yang lebih daripada sang istri.

Tapi untuk saya, sesuai dengan kodratnya. Pria bertugas sebagai penopang semua kebutuhan keluarga dan wanita sebagai manager keluarga. Bukan saya melarang wanita bekerja, tapi apakah sudah memenuhi kewajibannya sebagai wanita dalam keluarga misalnya saja soal ‘pendidikan’ anak dirumah, terhadap suami dan banyak lagi lainnya kodrat seorang istri dalam rumah tangga.

Telah banyak cerita bahkan sudah difilmkan karena orang tua yang sibuk bekerja, anak dirumah jadi kurang perhatian dan sang anak mencari perhatian lain dengan melakukan hal-hal yang tidak terkontrol seperti narkoba, free sex dan lainnya. Karena anak kurang perhatian cenderung sembarangan, melakukan apa yang sedang diinginkannya saat itu juga karena minim kontrol dari keluarga.

Contoh kecil, ada seorang anak yang selalu menangis saat ditinggal orang tua bekerja diluar kota, dan setelah beberapa kali seperti itu sang anak tidak menangis lagi, tahukah anda apa kata sang anak saat ditanya, ko kamu ga nangis ditinggal ke luar kota sama orang tua kamu ? Dan cukup mengejutkan sang anak menjawab, ahh.. ada atau ga ada orang tuaku dirumah sama aja, mereka mana tahu kalo aku jarang masuk sekolah dan main game diwarnet, mereka tahunya kasih uang dan sekolahku baik-baik aja.  

Dan dari sisi suami, terkadang suami membutuhkan sedikit pijatan kecil sepulang kerja ataupun teman curhat tentang pekerjaannya. Namun jika sang istri juga bekerja, sepulang kerja pasti akan sibuk dengan anak-anak dan setelah lelah maka ia tidur dan begitu berulang-ulang. Jikapun ada, pria cenderung lebih menjadi pendengar yang baik karena dituntut sebagai pengambil keputusan membuatnya urung bahkan lupa bercerita sebelum menyelesaikan masalah yang ia dengar.

Dan tak ada kesempatan sang suami untuk sekedar bercengkrama yang mengakibatkan kurangnya komunikasi yang terkadang menjadi awal sumber pertengkaran. Sebenarnya wanita dapat mengatasinya dengan pekerjaan-pekerjaan yang tidak menuntutnya untuk ada dari pagi hingga petang.

Note : Sumber berasal dari beberapa pengalaman bapak-bapak senior, buat panutan bagi yang junior bukan pengalaman dari anak muda ya..#hehehe. Kalo ada pendapat lain dari teman-teman sekalian silahkan di comment ya..!!!

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

8 thoughts on “Curcol anak muda”

  1. kalo di liat2 sih emang kebanyakan manusia terlalu mementingkan materi (materi bukan ga penting lho). jadi rela pontang panting dari pagi sampe tengah malem buat dapetin semua. hingga quality time buat keluarga terabaikan..🙂

  2. betul gan, istri memang selayaknya mengurus urusan di dalam rumah,.. kan enak kalau suami pulang yang dia temukan tempat yg nyaman untuk beristirahat dari kepenatan bekerja. tapi ngak semudah membalikkan telapak tangan membangun keluarga yg sejalan, menyeimbangkan kepentingan …

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s