Instruktur dadakan


Sebenarnya aq sedang malas saat atasan menugaskan saya menggantikan dia untuk menjadi instruktur, selain karena harus menyiapkan bahan ajar, saat ini saya sedang sibuk dengan laporan PKL yang belum juga acc untuk sidang seperti teman-teman yang lain.

Namun karena situasi dan kondisi saat itu dibutuhkan karena instruktur utama berhalangan hadir maka jadilah saya menjadi supersub dan untungnya tidak perlu menyiapkan bahan ajar, yang membuat saya mau untuk menjadi instruktur dadakan karena hanya menjadi instruktur untuk site visit alias kunjungan ke peralatan dan menjelaskan nya pada siswa diklat.

Setelah keliling-keliling sambil cuap-cuap sampe tenggorokan kering untuk menjelaskan  nama dan fungsi masing-masing peralatan satu demi satu akhirnya selesai juga tugas menjadi supersub instruktur ini, namun ternyata itu awalnya. Dari hasil kunjungan itu harus ada evaluasi dan saya harus membuat soal untuk evaluasi hasil site visit itu. Maka saya buat 3 buah soal untuk evaluasi hasil site visit, terlalu sedikit ? Ga juga, dari 3 soal itu jawabannya bisa sampai 2 lembar folio.

Dan evaluasipun berlangsung begitu saja, karena siswa yang dievaluasi itu teman-teman on the job training (OJT) dikantor, Jadi sebagian besar udah kenal semua kecuali ada beberapa siswa baru datang.

Dan tugas terakhir menjadi instuktur kini akhirnya selesai juga dengan memberikan penilaian untuk hasil evaluasi yang mereka kerjakan.

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

3 thoughts on “Instruktur dadakan”

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s