Kalah ya kalah, tapi kenapa harus 10-0


Tak terkejut kalo indonesia kalah lagi dari bahrain seperti laga lalu di GBK, tapi dengan materi pemain IPL pilihan Ketua umum PSSI Djohar Arifin. Pada awal pencalonan dia pernah berkata semua rakyat indonesia boleh membela TIMNAS meskipun tiddak memiliki club. Tapi apa nyatanya, bukanya menyatukan kompetisi yang terbelah 2 gara-gara ada kompetisi tandingan yaitu liga primer. Bos besar PSSSI itu malah membuat kompetisi yang baru dengan nama yang di inggriskan indonesia premier league.

Dan dengan adanya kompetisi itu, yang menurutnya legal buatan PSSI. Pemain yang tidak bermain di club-club IPL tidak boleh masuk TIMNAS, bertolak belakang dengan omongannya saat mencalonkan diri. Tak hanya itu, dengan seenak perutnya dia mengganti pelatih TIMNAS era Riedl dengan Rijsbergen yang kala itu riedl sudah mulai menemukan formula terbaik dengan disiplin nya, pemain yang tidak bisa dibina akan dibinasakan.

Tak ada Firman, Bepe, ataupun Boaz di TIMNAS kala dipermalukan Bahrain 10-0, hanya berisi beberapa pemain U-23 plus muka-muka baru minim pengalaman hingga media menyebutnya TIMNAS U-23 plus.

Dan disaat kekalahan memalukan yang dialami tim yang dia (ketum PSSSI) buat, dan rakyat indonesia memintanya mundur. Namun seperti tak punya muka, masih ingin menjadi Ketum. Tak hanya membuat kontroversi dengan mengirim pemain yang sama sekali berbeda dengan saat melawan qatar yang membuat PSSI nya Qatar bertanya-tanya, dan kini membuat pertandingan memalukan 10-0 itu akan diselidiki FIFA dan AFC namun seharusnya PSSI lah yang harus diselidiki kredibilitasnya.

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

4 thoughts on “Kalah ya kalah, tapi kenapa harus 10-0”

  1. buat para penikmat bola, ga penting legal atau ilegal yang penting menyajikan tontonan yang baik.
    legal atau ilegal silakan dimakan sendiri sama pengurus, jangan libatkan pemain, ofisial, apalagi suporter dan penonton

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s