Perjalanan hidup


Sebuah perjalanan menatap masa depan, dimulai dengan melangkahkan kaki mempersiapkan kendaraan roda 2 yang selalu menemani aktivitasku.

Mulai tancap gas menelusuri gang menyapa seorang wanita tua dengan aktifitas harian nya yang setiap hari selalu kutemui duduk diposisi yang sama. Mbah…sapaku, sembari menebar senyum lalu tancap gas melanjukan perjalanan. Betapa senangnya melihat hidup mbah itu yang selalu ceria dalam menghabiskan masa tua nya.

Tak lama berselang sambil terus menyusuri jalan kembali kutemui seorang bapak yang telah beberapa lama terkena stroke, tak jelas mengapa dia biasa terkena stroke tersebut namun bukan itu yang kusenangi tapi senyumnya masih merekah meski keadaan nya kini sudah tak sebebas dulu saat beberapa tahun yang lalu.

Terus kutancap gas motorku melanjutkan perjalanan menyusuri lembah dipegunungan yang cuacanya begitu menyejukkan dan dihiasi para penjaja buah disepanjang jalan nya terutama durian yang lagi musimnya.

Dan tak kalah indah pemandangan kota dan lautan terhampar yang dihadapku dengan dominasi biru yang menenangkan, menelusuri jalanan gunung yang menanjak dan menurun meski tak selalu mulus, masih banyak jalan yang rusak karena kendaraan besar yang tak seharusnya melintasi.

Meski telah ramainya penjaja makanan disana namun disana masih sepi perumahan, dan apabila malam telah menjelang daerah itupun menjadi gelap tanpa cahaya karena belum adanya lampu jalan yang menerangi.

Tapi itu masih akan selalu menjadi jalur perjalananku…

Catatan Anak Muda
19 November 2010

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

1 thought on “Perjalanan hidup”

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s