50.000 Ponsel Di Daur Ulang Bakrie


Hampir seluruh orang di Indonesia menggunakan telefon genggam untuk berkomunikasi,baik itu kalangan atas atau kalangan bawah sekalipun.Saat ini perusahaan telefon genggam atau HP terus melakukan perkembangan produknya,hampir setiap bulan HP yang berteknologi baru terus muncul dengan berbagai merek, sehingga HP yang lama terus terhimpit dan tidak terpakai lagi.

Masyarakat Indonesia salah satu konsumen besar bagi perusahaan HP didunia yang membeli produk mereka,meskipun harganya cukup tinggi masyarakat di Indonesia masih tetap membeli untuk memenuhi kebutuhannya,baik digunakan untuk komunikasi ataupun hanya sebagai gaya hidup mereka.Jadi HP lama yang mereka gunakan kemana?

Sebagai upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, PT Bakrie Telecom Tbk akan mendaur ulang 50.000 telepon seluler dan ribuan baterai ponsel bekas. Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie mengatakan, langkah daur ulang ini merupakan salah satu upaya dalam Kampanye Hijau untuk Negeri yang dia canangkan.

Ia menjelaskan, dampak lingkungan berupa emisi karbon dari aktivitas teknologi informasi mencapai 2 persen dari total emisi karbon dunia. Untuk memproduksi sebuah telepon genggam, misalnya, memerlukan penambangan dengan mengambil tanah sebanyak 100 kg. Padahal, kalau dibuang, sebuah ponsel memerlukan waktu 400 juta tahun agar dapat terurai.

Penulis: Yan shu

" Menyempatkan waktu untuk membaca, berarti memberi kesempatan kita membuka jendela dunia "

Jangan lupa "like" dulu ya :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s